news

04.10.2017 3:44 PM - MEIER BUDJANA GROUPNICOLAS MEIER guitar • DEWA BUDJANA guitarJIMMY HASLIP bass • ASAF SIRKIS drums • SAAT SYAH flute TOUR DATESOctober...
30.07.2017 12:03 AM - Motion Blue Jakarta...
05.07.2017 10:47 AM - August 23, 2017, 8:00 pm to 9:15 pm, 10:15 pm to 11:30 pmPaul McCandless and Charged ParticlesMotion Blue Jakartawith Special...
26.02.2017 1:32 PM - Feat:  Shadu Rasjidi, Demas Narawangsa, Marthin Siahaan, Irsa Destiwi, Rega Dauna, Saatsyah...
22.11.2016 10:43 AM - db will perform all tunes from his newest (double) studio album 'Zentuary' with his Indonesian band (Saat Syah, Shadu...
09.10.2016 8:46 PM - https://www.facebook.com/Favorednationsentertainment New studio album (2CD & 3LP 180 grams vinyl made from HD 24 bit/96khz master) of the iconic Balinese guitarist...
Nyanyian Dharma Rishikesh India
26.02.2010 11:04 AM
Dewa Budjana Menitikkan Air Mata Minggu, 21 Februari 2010 | 02:48 WIB Gitaris Dewa Budjana (47) menitikkan air mata saat pentas di tepian Sungai Gangga, India. Sejak 15 Februari lalu, ia bersama rombongan Nyanyian Dharma melawat ke India dan mengunjungi beberapa situs spiritual di negeri itu. "Ini tempat terindah yang pernah saya rasakan saat manggung," tutur Budjana seusai pentas di panggung kehormatan Parmath Niketan Ashram di wilayah Rishikesh, Provinsi Uttarakhand, Jumat (19/2) malam. Pusat rohani ini dipimpin spiritualis ternama Swami Chidanand Saraswatiji. "Beliau bahkan menyaksikan kami menembangkan lagu-lagu rohani," ujar Budjana penuh ketakjuban. Pusat spiritual yang terletak di dekat Sungai Gangga ini memang sering dikunjungi oleh para pemimpin dunia. "Bahkan, ada ratusan yogi (pertapa) yang mencari pencerahan," tambah gitaris band GIGI ini. Dalam rombongan Nyanyian Dharma terdapat penyanyi Trie Utami dan Ayu Laksmi. Mereka berdua mengalunkan tembang-tembang spiritual yang telah dirilis sejak tahun 1998. "Saya tak menduga bisa sampai dan bermain gitar di sini, di pusat peradaban spiritual dunia," ujar Budjana. Selama di India, Nyanyian Dharma melakukan empat kali pentas. Dan, "Mungkin jadi pentas yang tak terlupakan...," tambah Budjana dengan suara parau. Mungkin menangis lagi. (CAN)

back to top